konsep Dasar Wireless LAN

Diposting oleh Unknown on Jumat, 30 Maret 2012

wireless Network, WiFi
S
udah beberapa hari ini saya berhenti memuat artikel karena kesibukan Off-line yang numpuk dan harus segera diselesaikan, terlintas dalam benak untuk memaparkan artikel tentang wireless lan. paparan ini akan menjelaskan seputar jaringan non kabel.

KONSEP DASAR JARINGAN WIRELESS LAN
Pengertian :
Jaringan Wireless LAN adalah jaringan LAN yang di bangun dengan menggunakan media transmisi Gelombang Radio. dimana setiap Host harus di lengkapi dengan Adapter wireless ( alat yang berfungsi untuk menerima dan mengrim informasi melalui gelombang radio.

Seperti hal-nya jaringan LAN, wireless LAn juga memiliki kelebihan dan Kelemahan, berikut paparan selengkapnya :
Kelebihan jaringan wireless LAN :

  • Mobility : Artinya , dengan jaringan wireless LAN administrator jaringan dapat memberikan layanan yang lebih nyaman bagi pengguna jaringan, dimana jaringan dapat di akses dari mana saja selama masih berada dalam jangkauan wireless dan tidak di pusingkan dengan masalah pengkabelan
  • Reduced Cost-of-Ownership : pada point ini sekilas kelihatan janggal, tentang pembiayaan untuk jaringan wireless LAN memang lebih mahal dari jaringan Kabel, namun jika di lihat secara keseluruhan akan terlihat bahwa selama penggunaan, jaringan wireless LAN akan lebih murah, untuk penggunaan jaringan secara dinamis yang memerlukan perpindahan tempat pengguna jaringan 

  • Scalability : Wireless LAN dapat dikonfigurasikan dalam berbagai macam topologi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan user yang beragam. Konfigurasi dapat dengan mudah diubah mulai dari jaringan peer-to-peer yang sesuai untuk jumlah pengguna yang kecil sampai ke full infrastructure network yang mampu melayani ribuan user dan memungkinkan roaming dalam area yang luas.
Kelemahan jaringan Wireless LAN :

  • Memerlukan pengamanan tambahan : Pada sistem Wireless LAN memiliki sistem keamanan yang terbatas ( sampai pada layer 2 ), maka dari itu untuk lebih mengamankan jaringan di belakang Wireless LAN diperlukan pengamanan tambahan.
  • Tingkat Kecepatan : Umumnya jaringan Wireless LAN menyediakan data rate hingga 54 Mbps dan 11 Mbps, namun pada kenyataannya transmisi ini dipengaruhi oleh keadaan lingkungan, sehingga membuat tingkat kecepatan pada Wireless LAN tidak terlalu baik / kurang maksimal.
  • Topologi ruangan dan cuaca : Pada sistem WLAN ini topologi ruangan, daerah dan cuaca sangat berpengaruh terhadap kualitas sinyal karena pada sistem ini yang digunakan adalah medium radio sehingga akan mengalami delay dari Wireless LAN.
  • Harga WLAN : Harga-harga komponen Wireless LAN saat ini masih cukup tinggi, dan membutuhkan biaya yang sangat besar serta perencanaan yang tepat dan efisien dalam implementasinya.

 
Cara kerja Wireless LAN
Jaringan Wireless LAN akan saling bertukar informasi menggunakan electromagnetic airwaves atau sering disebut radio atau infrared,dan tidak tergantung pada sambungan secara fisik. Wireless LAN menggunakan standar protokol Open System Interconnection (OSI) yang memiliki tujuh lapisan ( layers ), dimana lapisan pertama adalah sebagai lapisan fisik yang mengatur segala hal yang berhubungan dengan dengan media transmisi.

Bentuk Media Transmisi yang digunakan oleh Wireless LAN :
  • Infra Red ( IR ) :  Infrared banyak digunakan pada komunikasi jarak dekat, seperti IR pada remote control ( untuk televisi ) atau IR pada handphone ( untuk mentransfer data ). Dengan menggunakan IR harga lebih murah, lebih bersifat directional, gelombangnya mudah dibuat, tidak dapat menembus tembok atau benda gelap, memiliki fluktuasi daya tinggi dan dapat diinterferensi oleh cahaya matahari. WLAN dengan IR memiliki tiga macam teknik yaitu Diffused IR ( DFIR ), Directed Beam IR ( DBIR ), dan Quasi Diffused IR ( QDIR ).

  • Radio Frequency ( RF ) : Radio frequency lebih populer untuk koneksi jarak jauh dibandingkan dengan Infrared, karena bandwidthnya lebih tinggi dan cakupannya lebih luas.Wireless LAN menggunaka RF karena jangkauannya yang jauh, dapat menembus tembok,mendukung mobilitas yang tinggi, mendukung teknik handoff,dan dapat digunakan diluar ruangan. 

Topologi jaringan Wireless LAN :

  • Infrastucture : Artinya adalah terdiri dari server dan beberapa terminal pengguna, dimana komunikasi antara terminal harus melalui server terlebih dahulu. Nama lain dari topologi ini adalah star network atau hub based. Dengan menggunakan topologi ini dapat mencakup daerah yang cukup luas, transmisi relatif efisien, dan desain terminal pengguna cukup sederhana karena kerumitan ada pada server, kelemahan topologi ini delay nya besar dan jika server rusak maka jaringan tidak dapat bekerja. ciri dari topologi ini akan selalu terdapat Perangkat Access Point sebagai Konsentrator Jaringan
  • Peer to Peer : Topologi ini dapat mendukung operasi mobile dan merupakan solusi ideal untuk jaringan Ad hoc, disebut juga peer to peer , dimana semua terminal berkomunikasi satu sama lain tanpa memerlukan server. Topologi ini kebalikan dari topologi yang diatas dimana apabila salah satu terminal rusak maka jaringan tetap berfungsi, delay kecil, kompleksitas perencanaan minim, kelemahannya adalah tidak memiliki unit pengontrol jaringan.
Berikutnya kita akan pelajari cara pembuatan jaringan Wireless LAN dari masing-masing Topologi diatas, mulai dari Peer to Peer ( dari Host Ke Host ) samapi pada pembuatan sebuah HotSpot. Jangan lelah untuk Belajar karena ilmu tidak ada Habisnya jika Kita memiliki Cukup Niat untuk mengembangkanya
More aboutkonsep Dasar Wireless LAN

Microsoft Excel - Merubah angka menjadi Huruf / terbilang

Diposting oleh Unknown on Sabtu, 24 Maret 2012

ini adalah cara sederhana dimana mungkin telah banyak Pengguna Microsoft Excel yang mengetahui cara in, namun artikel ini saya tulis sekalian untuk menyimpan File Add in Microsoft Excel pada server internet.
untuk merubah sebuah isi Cell bentuk angka pada Microsoft excel agar tampil dengan bentuk Huruf pada cell yang lain di perlukan adanya tambahan Add in pada microsoft excel, karena secara default microsoft excel belum memiliki fitur ini.

Terbilang, mungkin ini kata yang pas untuk mengartikan Add in yang satu ini. untuk mendapatkan file ini anda bisa Download File disini.
cara Pemasanganya sebagai berikut :

Pertama : untuk Microsoft Excel 2003 :
  1. Jalankan Microsoft Excel 2000/2003
  2. Buka Menu Tools kemudian pilih Macro lalu klik Security, lihat gambar 1
  3. maka akan muncul jendela security, pada tab security level pilih option Low kemudian tekan tombol Ok
  4. selanjutnya buka kembali menu Tools dan pilih Add-Ins
  5. pada jendela Add-ins tekan tombol Browse lihat gambar 2 kemudian cari file yang telah anda download tadi dan tekan Ok lihat gambar 3
  6. Selesai
Kedua : Untuk Microsoft Excel 2007 :
  1. Jalankan Microsoft Excel 2007
  2. Klik Tombol Office (tombol yang bulat di pojok kiri atas ) kemudian pilih Excel Options
  3. Pilih Trust Centre kemudian Trust Centre Settings dan masuk pada Macro Settings
  4. Pada Macro settings pilih Enable All Macro kemudian OK
  5. Masuk ke Menu Add-Ins (Di atas True Center)
  6. Klik Go
  7. pilih Browse dan cari file yang sudah anda download.
  8. Pastikan (centang) terbilang pada daftar add-in telah anda aktifkan
  9. tekan tombol OK
  10. selesai
Cara Menggunakan Add -n ini sebagai berikut
Gunakan Rumus =terbilang(nama Cell yang berisi angka)
contoh :
Jika kita memiliki angka 100 pada cell A2, dan kita ingin mengubah pada cell B2 dalam bentuk Huruf maka tuliskan rumus =terbilang(A2) pada cell B2 lihat gambar 4

untuk menambahkan kata lain seperti Rupiah, Buah, Lusin dsb.
Gunakan Rumus =terbilang(nama cell yang berisi angka)&" Rupiah"
contoh :
Jika pada Cell A2 kita memiliki angka 100, dan kita ingin menampilkanya pada cell B2 dalam bentuk Angka dengan Seratus Rupiah
tuliskan Rumus berikut pada Cell B2
=terbilang(A2)&" Rupiah" lihat gambar 5


Semoga Bermanfaat Bagi anda yang membaca-nya
More aboutMicrosoft Excel - Merubah angka menjadi Huruf / terbilang

Setting Mikrotik untuk 2 jaringan Lan

Diposting oleh Unknown on Kamis, 22 Maret 2012

D
alam Pembelajaran kali ini kita akan membahas belajar tentang bagaimana melakukan setting dasar pada sebuah mikrotik Router untuk menghubungkan 2 buah jaringan. sebelumnya melanjutkan saya sarankan anda untuk memahami dulu dasar-dasar mikrotik dan cara intalasi mikrotik, karena pada pembahasan ini kita hanya melakukan setting pada sebuah PC yang sudah terinstal sistem operasi mikrotik ( saya menyebutnya dengan PC router ).



Mari kita mulai .... mariiiiiiiiiiiiiiiiiiii :
sebelum melakukan setting, sangat baik untuk kita ketahui tentang beberapa direktori penting pada mikrotik

Pertama : Direktori Interface
pada Direktori ini kita akan memberikan nama pada setiap interface, dimana nama dari tiap-tiap interface akan merujuk pada masing-masing jaringan yang terhubung pada interface tersebut

Kedua : Direktori IP Address
dimana kita akan memberikan sebuah IP untuk setiap interface ( ethernet ) yang ada, pastinya akan lebih dari satu buah ethernet ( NIC )

Persiapan :
Untuk memudahkan kita belajar setting mikrotik silahkan anda siapkan beberapa perlengkapan sebagai berikut :
  1. 1 Buah PC Router dilengkapi dengan 2 buah NIC ( ethernet ) yang telah aktif
  2. 2 buah komputer workstation
  3. 2 buah media transmisi jaringan ( kabel twisted pair jenis CrossOver ) lengkap dengan konekto RJ45 pada masing-masing ujungnya
langkah setting  pertama : Mengubah nama setiap interface
  1. Nyalakan PC router dan silahkan log in ke dalam-nya
  2. Pada Direktori Utama ketikkan perintah Interface set 0 name=lan1 tekan ENTER , langkah ini akan mengubah nama ethernet pada posisi 0 dari nama ether1 menjadi lan1 , yang nantinya akan kita hubungkan dengan jaringan lan 1
  3. ketikkan juga perintah interface set 1 name=lan2 tekan ENTER , langkah akan mengubah nama ethernet pada posisi1 dari nama ether2 menjadi lan2, ethernet ini nanti akan terhubung dengan jarngan lan2
  4. ketikkan perintah interface Print atau interface pr, perintah ini untuk melihat hasil dari pemberian nama pada setiap interface yang kita lakukan pada point 2 dan 3
Sangat Penting :
saat kita memasang dua buah NIC pada PC Router, anda dituntut untuk mengetahui NIC mana yang ada pada posisi 0, posisi 1 dan seterusnya, karena meskipun setting yang anda lakukan benar kedua jaringan tidak akan terhubung jika kita salah dalam melakukan koneksi secara fisik, contoh
: jika jaringa lan 1 yang seharusnya terhubung pada ethernet 0 / interface lan1, namun dalam pemasangan kita salah menancapkan, artinya jaringan lan1 kita hubungkan dengan ethernet1 / interface lan2.
untuk menentukan hal ini silahkan cermati paparan saya berikut :
Jika Motherboard pada PC router anda memiliki Onboard NIC, maka NIC onborad tersebut akan berada pada posisi 0 jika tidak maka anda harus memperhatikan slot PCI motherboard yang anda gunakan untk memasang NIC, aturanya, Slot PCI paling atas akan berada pada posisi 0 di bawahnya adalah posisi 1 di bawahnya lagi posisi 2 dan seterusnya

langkah setting kedua : memberikan ip pada setiap interface
  1. pada Direktori Utama ketikkan perintah ip address add address=192.0.0.1/24 interface=lan1 tekan ENTER, untuk memberikan ip pada ethernet lan1
  2. kemudian ketikkan perintah ip address add address=10.0.0.1/8 interface=lan2 tekan ENTER, langkah memberikan ip pada ethernet lan2
  3. selanjutnya ketikkan perintah ip address print atau ip address pr, untuk melihat hasil konfigurasi pemberian ip pada masing-masing ethernet ( NIC ).
  4. sekarang nyalakan PC workstation anda, untuk PC workstation pertama silahkan lakukan konfigurasi ip dengan ketentuan sebagai berikut : ip = 192.0.0.2 , subnetmask = 255.255.255.0 , gateway = 192.0.0.1, hubungkan PC workstation pertama dengan PC router, terhubung pada ethernet lan1
  5. berikutnya nyalakan PC workstation yang kedua, silahkan lakukan konfigurasi ip dengan ketentuan sebagai berikut, ip = 10.0.0.2 , subnetmask = 255.0.0.0 , gateway = 10.0.0.1
Langkah Pengetesan Hasil konfigurasi :
  1. Buka jendela Command Prompt pada setiap PC workstation anda
  2. pada jendela Command Prompt PC workstation pertama silahkan ketikkan perintah ping 10.0.0.2 -t
  3. pada jendela Command Prompt PC workstation kedua silahkan ketikan perintah ping 192.0.0.2 -t
  4. jika anda mendapati hasil ping = replay bla bla bla bla , artinya anda sudah bisa menghubungkan 2 buah jaringan melalui PC router
  5. selanjutnya silahkan anda coba untuk menghubungkan antara PC workstation 1 dan 2 secara langsung ( catatan : biarkan proses pada jendela Command Prompt masing-masing PC berjalan )
  6. lihat yang terjadi, kedua PC tersebut tidak akan terkoneksi karena di anggap sebagai jaringan yang berbeda
  7. jika pada point 2 dan 3 anda mendapati ada salah satu PC yang request time out, coba anda matikan firewall pada masing-masing PC workstation
Pembelajaran ini adalah dasar, dimana kita hanya menghubungkan 2 buah PC Workstation yang dianggap berada pada jaringan yang berbeda, jika terdapat banyak komputer pada masing-masing jaringan anda cukup mengganti kabel dengan jenis Straight dan menggunkan HUB sebagai konsentrator pada tiap-tiap jaringan

selanjutnya kita akan belajar memberikan setting DHCP pada setiap ethernet PC router, sehingga kita tidak perlu melakukan setting konfigurasi pada setiap PC workstation yang terhubung, serta akan kita kembangkan pembelajaran ini pada tahap koneksi internet dan pembagian Bandwith untuk tiap-tiap jaringan yang terhubung. nantikan pembelajaran selanjutnya
More aboutSetting Mikrotik untuk 2 jaringan Lan

Penyebab Komputer Lambat

Diposting oleh Unknown on Senin, 19 Maret 2012

komputer lambatS
ebagai seorang Pengguna komputer / user / Operator atau apapun sebutan nya, dapat di pastikan dari kesemuanya akan mengharapkan komputer yang membantu pekerjaan mereka Berjalan dengan baik dan  memiliki performa seperti yang diinginkan, dapat beroperasi dengan cepat, Tidak lelet atau mengalami Hang.

Namun pada kenyataan sebuah komputer / PC adalah sebuah rangkaian elektronik yang memiliki keterbatasan Penggunaan, artinya setiap komponen dari rangkaian tersebt memiliki batas limit dan ketahanan. semakin lama umur dari sebuah PC maka akan semakin menurun performa yang dimiliki sehingga kinerja komputer jadi lambat, tidak selamanya akan terasa seperti saat pertama kali kita mendapatkan PC dalam keadaan baru.
Dalam penggunaan sebuah sistem komputer, sedikit banyak seorang User / Operator akan mengalami beberapa beberapa masalah yang terkait dengan performa / tingkat kemampuan kerja komputer.
Dari pengalaman saya, secara garis Besar Penyebab komputer lambat akan datang dari dua sisi
Pertama : Dari segi Software ( Perangkat Lunak )
dari segi perangkat lunak, menurunya performa komputer sering disebabkan oleh :
  1. Virus komputer yang menginfeksi beberapa File dalam Sistem komputer, termasuk File Sistem operasi
  2. Adanya beberapa file sistem operasi  yang rusak, tidak sengaja terhapus, atau adanya Crash Program baik karena proses instalasi dari sebuah aplikasi yang kurang sempurna ataupun adanya program yang tidak kompatible dengan sistem operasi. Hilangnya beberapa file sistem operasi pastinya akan membuat kondisi sistem operasi tersebut dalam keadaan cacat ( tidak utuh ), sedangkan adanya Crash Program dapat berdampak pada Hardware ( HDD, akan ada semacam pemaksaan dalam membaca atau menulis informasi oleh Head Harddisk )
Saran untuk komputer lambat disebabkan oleh 2 hal diatas
  1. Bersihkan Virus dengan anti virus yang Update, tujuanya agar Pembersihan virus dari dalam komputer dilakukan secara prosedur program, namun jika kita merasa kurang optimal dengan menggunakan anti virus, lakukan pembersihan secara manual ( akan tetapi hal ini akan sangat membutuhkan ketelitian ) seperti tertera pada langkah menhapus Virus tanpa software ( Tutor tersebut dapat anda kembangkan untuk mendeeksi virus secara umum )
  2. Lakukan pembersihan Drive dari File-file yang tidak terpakai melalui proses Disk CleanUp. dan jangan ragu untuk melakukan perbaikan sistem operasi melalui langkah repair yang ada pada setiap proses instalasi sistem operasi, check program apa saja yang telah terinstal pada sistem komputer namun tidak bisa kita jalankan, hilangkan program tersebut dan pasangkan melalui proses instalasi program yang baru, usahakan setiap aplikasi yang kita pasang pada sistem komputer cocok /  kompatible dengan sistem operasi yang sedang kita gunakan
Kedua : Dari Segi Hardware ( perangkat Keras )
Kondisi Hardware pada rangkaian sistem komputer yang dapat menyebabkan turunya kinerja komputer antara lain :
  1. Kurangnya kapasitas RAM yang kita Gunakan, Hal ini akan sangat terasa saat kita sedang bekerja dengan sebuah aplikasi yang tergolong besar, biasanya program-program yang berhubungan dengan multimedia, atau bisa juga kareana banyaknya program yang kita jalankan secara bersamaan
  2. Kondisi Harddisk yang Sudah rapuh, artinya Harddisk yang kita gunakan sudah berumur lama, atau terdapat banyak sekali bad sector didalam Harddisk, kondisi seperti ini akan berpengaruh lambatnya komputer pada saat membuka program ataupun mengakses sejumlah file dari Harddisk, bahkan bad sector harddisk sering menjadi penyebab komputer gagal booting
  3. Tidak sempurnanya kondisi CDRoom, kebanyakan terjadi pada Head CDRoom yang bertugas untuk membaca dan menulis informasi dari / kedalam CD
  4. sirkulasi Udara didalam Chasing PC yang terlalu panas
yang dapat kita lakukan untuk mengatasi Hal tersebut adalah :
  1. menambahkan kapasitas RAM pada sistem komputer, namun perlu kita perhatikan  bahwa jika saya ambil contoh memasang 1 buah RAM 2GB akan lebih optimal daripada memasang 2 buah RAM 1GB, jika kita lihat keduanya memiliki jumlah Kapasitas RAM yang sama, namun Kondisi 2 buah RAM akan membuat CPU bekerja lebih karena harus mengingat lebih dari satu alamat dari setiap proses yang akan dilakukan. alternatif lain , kita dapat melakukan setting pada Virtual Memory ( proses menggunakan sebagain kapasitas Harddisk sebagai RAM ), namun ini dapat kita lakukan dengan asumsi kapasitas Dive C: atau tempat sistem operasi masih banyak.
  2. Sehubungan dengan timbulnya bad sector pada harddisk, salah satu tanda haddisk yang sedang rusak adalah adanya suara berisik yang datang dari harddisk saat kita membuka program ataupun mengakses sejumlah File, hal paling bijaksana menurut saya adalah dengan memformat ulang Drive / partisi pada Harddisk, dengan proses Format ulang, yang pasti kita akan memindahkan dulu data kita pada media pemyimpanan yang lain. dalam proses Format, setiap Hardware yang bersifat storage akan mempresentasikan dirinya mengenai kondisi yang sesungguhnya, sehingga sistem operasi akan dapat memilah tempat penyimpanan yang paling Optimal, biasanya dalam proses penyimpanan setelah Format Drive, sistem operasi akan mengabaikan Area bad Sector sebagai tempat penyimpanan, sehingga setiap File akan ditempatkan pada sector yang mudah untuk diakses
  3. Yang paling sering mengalami kerusakan dan paling rentan dari CDRoom adalah head CDRoom, rusaknya head CDRoom karena seringnya memaksa untuk membaca Kepingan CD yang Sudah Rusak, dalam proses kerjanya, Head CDRoom akan berusaha untuk membaca dengan seluruh kemampuannya meski kondisi dari kepingan CD dalam keadaan yang tidak Baik, dalam kondisi seperti ini maka keseluruhan prgram yang sedang berjalan akan terhambat ( lemot Total ) atau bahkan Hang. untuk menjaga Head CDRoom maka sebisa mungkin hindari pemakaian Kepingan CD yang sudah rusak.
  4. Sirkulasi Udara adalah Hal sepele yang harus benar-benar diperhatikan, naiknya suhu di dalam PC akan mempercepat turunya kinerja komputer, dengan demikian mengatur alur sirkulasi udara akan memiliki pengaruh besar pada kelangsungan kinerja PC, Arahkan setiap Fan tambahan di dalam Chasing ke arah luar Chasing, mengapa keluar ? dari setiap rongga yang di miliki oleh Chasing PC udara sudah bisa masuk, sehingga jika kita mengarahkan Fan tambahan kesisi dalam chasing, tidak ada sirkulasi udara yang terbentuk, dan udara hanya akan berputar di dalam chasing tanpa ada pergantian udara
Beberapa Hal diatas merupakan faktor yang sering muncul dan Dominan menjadi penyebab turunnya kinerja komputer, dengan menjaga beberapa Point diatas ( baik segi Software maupun harddware ) dalam kondisi yang seharusnya ( Baik ), maka akan dapat memperkecil kemungkinan kita mengalami hambatan dalam mengoperasikan komputer.
More aboutPenyebab Komputer Lambat

Microsoft Excel - membuat Form input

Diposting oleh Unknown on Jumat, 16 Maret 2012

M
ari Belajar microsoft excel lebih dalam. Layaknya Bahasa pemrograman, Microsoft Excel juga dilengkapi sebuah sistem ( membuat sebuah Excel Forms ), dimana kita dapat membangun sebuah Form Input untuk mengisikan sejumlah Data ke dalam table yang kita miliki pada sebuah worksheet di dalam program Microsoft excel.
Saya sakin ini hanya secuil ilmu dari sekian banyaknya ilmu menggunakan Microsoft Excel. Cara membuat sebuah form input untuk table Microsoft Excel 2003
  • Pertama kita buka Microsoft Excel dengan jendela kerja Baru
  • Buatlah beberapa header table pada baris sama, contoh : No, Nama Karyawan, Alamat Tinggal, Sex, Jabatan, Tanggal aktif.  Berikan background untuk header tadi agar terlihat jelas area table-nya
  • Ganti nama Sheet1 menjadi datakaryawan, Dapat anda lihat seperti contoh yang saya buat pada gambar 1
  • Simpan excel tadi dengan nama daftar karyawan dan pada kotak save as type pilih Microsoft excel 4.0 workbook
  • Buka menu tool pilih macro dan klik macros ( tekan  tombol Alt+F8 )
  • Pada Jendela macro, isikan macro name dengan Form dan pada macros in pilih datakaryawan, selanjutnya tekan tombol create lihat gambar 2 , maka system akan menampilkan jendela microsoft visual basic –daftarkaryawan.xlw seperti gambar 3
  • Klik kanan pada sheet1 ( datakaryawan ) pilih insert dan klik user form lihat gambar 4
  • Setelah anda lakukan langkah ke 7, maka anda akan di suguhkan tampilan Form kosong seperti gambar 5
  • pada kotak form toolbar, yang akan kita gunakan adalah label , textbox, commandbutton. serta melakukan pengeditan dari masing-masing komponen yang kita buat, pada area edit yang di tunjukkan pada gambar 5
  • sekarang mari kita berikan beberapa isi untuk Form, buatlah 6 buah label, 6 buah textbox dan 2 commandbutton

dengan ketentuan sebagai berikut :
label
  • label 1 caption-nya ganti dengan No
  •  label 2 caption-nya ganti dengan Nama Karyawan
  • label 3  caption-nya ganti dengan Alamat Tinggal
  • label 4 caption-nya ganti dengan Jenis Kelamin ( Sex )
  • label 5 caption-nya ganti dengan Jabatan
  • label 6 caption-nya ganti dengan Tanggal Aktif

textbox
  • textbox 1 (name)-nya ganti dengan no
  • textbox 2 (name)-nya ganti dengan nama
  • textbox 3 (name)-nya ganti dengan alamat
  • textbox 4 (name)-nya ganti dengan sex
  • textbox 5 (name)-nya ganti dengan jabatan
  • textbox 6 (name)-nya ganti dengan tglaktif
 CommandButton
  • Commandbutton1 ganti name-nya menjadi cmdsave dan ganti caption-nya menjadi Save
  • Commandbutton2 ganti name-nya menjadi cmdclose dan ganti caption-nya menjadi Close
kemudian tambahkan sebuah label dan ganti  caption-nya dengan INPUT DATA KARYAWAN PT. XXX , aturlah posisi sesuai dengan selera anda, sebagai contoh pengaturan posisi lihat gambar 6

  • selanjutnya kita akan memberikan kode perintah untuk setiap commandbutton
commandbutton save ( cmdsave )

kilk 2 kali pada commandbutton save dan tuliskan kode berikut tepat di bawah kode  Private Sub cmdsave_Click()

Dim iRow As Long
Dim ws As Worksheet
Set ws = Worksheets("datakaryawan")
iRow = ws.Cells(Rows.Count, 1) _
.End(xlUp).Offset(1, 0).Row


If Trim(Me.no.Value) = "" Then
Me.no.SetFocus
MsgBox "Masukan No Karyawan"
Exit Sub
End If
ws.Cells(iRow, 1).Value = Me.no.Value
ws.Cells(iRow, 2).Value = Me.nama.Value
ws.Cells(iRow, 3).Value = Me.alamat.Value
ws.Cells(iRow, 4).Value = Me.sex.Value
ws.Cells(iRow, 5).Value = Me.jabatan.Value
ws.Cells(iRow, 6).Value = Me.tglaktif.Value

Me.no.Value = ""
Me.nama.Value = ""
Me.alamat.Value = ""
Me.sex.Value = ""
Me.jabatan.Value = ""
Me.tglaktif.Value = ""
Me.no.SetFocus

Lihat gambar 7

Perhatikan lagi gambar 7 dan klik 2 kali userform1 agar muncul form desaign kita, kemudian klik 2 kali tombol close

Tuliskan Perintah Unload Me  tepat di bawah kode Private Sub cmdclose_Click()
Lihat gambar 8

  • Perhatikan lagi gambar 8 lihat pada module yang ditunjuk dengan lingkaran berwarna merah, klik kanan pada module pilih View Code
  • tepat di bawah kode Sub form() ketikkan kode perintah berikut

UserForm1.Show

Lihat gambar 9

  • selanjutnya kembali pada jendela worksheet Microsoft excel, buka menu View toolbar pilih form
  • Pada form toolbar yang muncul pilih button dan klik pada area worksheet
  • pilih Form dan tekan Ok
  • langkah terakhir, klik kanan button yang kita buat pilih add text, ubah label button tersebut dengan Tambah Data Karyawan, letakkan pada posisi yang anda inginkan lihat gambar 10
  • sekarang silahkan anda coba mengisi table dengan tombol Tambah Data Karyawan

perhatikan satu persatu setiap kode yang anda ketikkan, kesalahan sedikit dalam kode perintah akan menghentikan semua proses eksekusi perintah yang kita buat, artinya dalam memberikan perintah ( pengkodean ) tidak boleh ada kesalahan sedikitpun, semoga sedikit pelajaran ini dapat menambah motivasi kita dalam mempelajari berbagai ilmu computer, ingatlah bahwasanya setiap Ilmu yang kita dapatkan bisa kita kembangkan sendiri, Untuk dapat memahami Sebuah teori, maka harus ada praktik yang dilakukan.

More aboutMicrosoft Excel - membuat Form input

Setting Koneksi Modem GSM di Ubuntu

Diposting oleh Unknown on Kamis, 15 Maret 2012

Pada kesempatan sebelumnya saya pernah menulis tentang "sakis3g" percepat koneksi internet modem di Ubuntu  prinsip kerja dari sakis3G ini adalah dengan memaksa modem untuk untuk memakai signal 3G, walaupun terdapat signal EDGE yang jauh lebih kuat dibandingan dengan signal 3G/HSDPA/WCDMA.

Pada tutorial kali ini saya akan menjelaskan bagaimana menconfigurasi modem GSM agar bisa mendapatkan signal 3G, tanpa software tambahan.

Modem memang secara default akan menggunakan signal yang paling kuat ketika terkoneksi dengan jaringan GSM. Akan tetapi Kita bisa melakukan configurasi agar Modem GSm yang kita gunakan bisa terkoneksi dengan jaringan 3G/HSDPA/WCDMA walaupun terdapat signal 2G jauh lebih kuat.
BTS milik operator GSM biasanya sudah dilengkapi dengan perangkat untuk memancarkan signal 3G/HSDPA/WCDMA walaupun tidak dipreoritaskan, mungkin anda bisa perhatikan pada BTS yang ada di sekita anda, pemancar signal 3g terletak jauh dibawah signal 2G, ini yang menyebabkan terkadang signal 3g Jauh lebih lemah.

  1. Klik tombol network yang terdapat pada panel, kemudian pilih edit connections, makan akan muncul window seperti gambar dibawah berikut. Berikut adalah langkah menconfigurasi mobile broadband pada Ubuntu.


    Pilih tab Mobile Broadband, dan akan terlihat operator yang anda gunakan. Pada gambar di atas saya menggunakan telkomsel.


  2. Klik tombol edit, kemudian pilih tab mobile broadband, ganti type pada menu advance dengan prefer 3G. Perhatikan gambar dibawah.


    Dengan memilih prefer 3G, modem akan secara otomatis mencari signal 3G terlebih dahulu, jika tidak ditemukan batu modem akan mencari signal 2g. Jika anda memilih pilihan pertama yakni 3G, maka modem hanya bisa terkoneksi dengan jaringan GSM jika terdapat signal 3G.  


Demikian semoga bermanfaat, jika ada yang kurang jelas, silahkan tinggal pertanyaan pada box komentar.
More aboutSetting Koneksi Modem GSM di Ubuntu

Cara menghapus Virus shortcut tanpa software

Diposting oleh Unknown on Selasa, 13 Maret 2012

D
alam Tiga hari terakhir ini Virus Shortcut telah membuat komputer saya menderita, namun dengan kesabaran akhirnya "Alhamdulillah" virus tersebut hilang secara keseluruhan setelah saya coba scan dengan anti virus dan tidak ada hasilnya.

Virus Shorcut kebanyakan menyebar lewat Flashdisk, dan tidak sedikit dari kita yang bilang, maaf " Dj4mp03t ", meski cuma didalam hati, saat Flashdisk-nya terinfeksi Virus ini. berikut akan saya bagikan langkahnya, mohon maaf sebelumnya buat mastah komputer yang saya yakin sudah lebih dari tahu tentang teknik ini.

Virus Shortcut memiliki induk berupa sebuah Folder yang bernama Recycler, Folder ini akan memproduksi beberapa file diantaranya adalah :
  1. autorun.inf
  2. Dekstop.ini
  3. fanny.bmp
  4. Thumb.db
  5. serta beberapa shortcut yang berekstensi .lnk  ( ekstensi ini adalah LNK bukan INK )
Pada saat menginfeksi komputer Virus Shortcut akan berusaha untuk membangun file-file tersebut pada setiap Drive dan Folder yang ada dalam komputer.
berikut langkah yang dapat kita lakukan untuk membersihkannya :

Pertama : mematikan system restore pada setiap Drive
Klik kanan My computer pilih Properties, pada jendela properties My computer pilih tab system restore, berikan tanda centang pada kotak kecil Turn off system restore on all Drives, kemudian Ok, lihat gambar 1
langkah ini bertujuan agar induk virus tidak lagi dapat mengembalikan file-file yang nantinya akan kita Hapus.

Kedua : mematikan wscript.exe
Buka Start Menu pilih Search pilih All Files and Folder, pada kotak text All or Part of the File name ketikkan wscript.exe, setelah selesai anda akan menemukan 2 file wscript.exe, silahkan double klik file tersebut dan pada jendela windows script Host setting silahkan anda centang kotak kecil bertuliskan Stop Script after specified number of seconds, tekan tombol Apply kemudian Ok lihat gambar 2

Ketiga : Mematikan Hidden File and Folder
Pada jendela explorer buka menu View pilih Folder Option, kemudian pilih tab View pada jendela Folder Option,
  1. silahkan pilih Show hidden files and folder pada hidden file and folder
  2. hilangkan centang pada hide Extensions for known File type
  3. hilangkan centang pada Hide Protected operating system files ( recommended ) lihat gambar 3

Keempat : Menghapus File-File yang di ciptakan oleh virus.
pada jendela pencarian ( Search ) silahkan Pilih All Files and Folder, pada kotak text All or part of the File name ketikkan autorun.inf, pada kotak Look in pilih My Computer dan pada more advance option berikan centang pada setiap kotaknya tekan tombol Search lihat gambar 4, silahkan anda Hapus semua File yang di temukan, Hapus secara permanen ( Shift+Del )
silahkan anda ulangi pencarian untuk file-file Virus yang lain ( file yang dibuat oleh virus tertera diatas ) dan Hapuslah secara permanen
Namun untuk File berekstensi .lnk ketikkan *.lnk untuk mencarinya, sebelum menghapus file-file ini perhatikan hal penting di akhir tutorial

Kelima : menghilangkan Folder Recycler dengan Paksa secara permanen
Buka jendela Command prompt masuk pada Drive Falshdisk anda, contoh : jika Flashdisk anda terdeteksi sebagai drive G maka ketikkan G: enter, sehingga anda akan di bawa ke ruang drive G, kemudian ketikkan perintah berikut : 
rd /s recycler ( ini perintah untuk menghapus Folder recycler, karena biasanya Folder ini tidak dapat di hapus )


Penting :
Untuk File dengan ekstensi .lnk anda harus Hati-hati dalam menghapusnya. karena ada File windows yang memiliki ekstensi tersebut, untuk membedakan silahkan anda  dekatkan pointer mouse anda pada file / folder yang di temukan , jika saat anda dekatkan anda mendapati sebuah link yang mengarah pada windows/system32 maka file/folder tersebut adalah Virus.
Silahkan Anda lakukan cara diatas jika Anti Virus anda sudah tidak mampu mendeteksi Virus ini
Semoga bisa Dimanfaatkan.
More aboutCara menghapus Virus shortcut tanpa software

Belajar edit Video dengan Proshow Producer 4.5

Diposting oleh Unknown on Senin, 12 Maret 2012

M
emasuki Dunia era multimedia , seperti mendapatkan tarikan untuk dapat mengolah berbagai bentuk file menjadi bentuk Baru yang lebih menarik, termasuk File Video, Disini saya berikan anda link Free Video Editing Software. adalah Proshow Producer yang telah familiar dengan banyak kalangan, menyediakan berbagai Fitur untuk menghasilkan kesempurnaan Tampilan MultiMedia.

Menghasilkan video dengan berbagai jenis Format serta Durasi waktu tak terbatas. dengan proshow producer anda dapat belajar membuat sebuah Film Documentasi, atau untuk mendukung pekerjaan anda yang berhubungan dengan pengambilan Gambar.
berikut ini kelebihan yang anda dapatkan jika menggunakan Proshow Producer :
  • menghasilkan tayang slide show tanpa batas, Menambahkan jumlah Foto, Video dan juga musik
  • Secara otomatis menunjukkan Hasil Edit dan Efek Motion / Gerak, 
  • Melakukan editing dan penyesuaian sesuai keinginan Editor
  • secara langsung melakukan Sharing Hasil Editing, daat terhubung dengan FaceBook, Youtube, Blog / Website anda
  • serta dilengkapi Fitur Burning untuk memindahkan Hasil Edit kedalam bentuk CD maupun DVD
Anda bisa dapatkan di situs Resminya Photodex.com, atau anda bisa Download Via link di bawah ini Gratis Full Crack

Download Proshow Producer
More aboutBelajar edit Video dengan Proshow Producer 4.5

Virtual machine ( Virtual PC 2007 )

Diposting oleh Unknown on Jumat, 09 Maret 2012

V
irtual PC adalah sebuah program yang memungkinkan untuk kita menciptakan sebuah komputer baru namun berada pada komputer induk, artinya didalam sebuah komputer kita dapat membangun sebuah sistem komputer baru dengan sistem operasi yang berbeda dengan yang sedang kita gunakan. hal ini akan menarik perhatian anda saat anda sedang belajar tentang jaringan dimana OS yang berjalan lewat Virtual PC atau Virtual lainya seperti VirtualBOX, dapat terkoneksi dengan komputer kita layaknya komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan komputer.

atau pada kasus lain, virtual machine ( termasuk Virtual PC ataupun virtual BOX ) dapat kita manfaatkan untuk membuka segala bentuk program yang mengalami Crash Program dengan sistem operasi yang sedang kita Gunakan, contoh : jika sebuah program sebelumnya dapat berjalan pada sistem operasi linux, dan pada saat kita menggunakan sistem operasi Windows program tersebut tidak dapat berjalan ( terjadi Crash ), solusi yang kita gunakan mungkin memasang dual Boot pada sistem komputer, namun kenyataanya langkah ini mengharuskan kita untuk menyusun kembali partisi untuk pembagian kapasitas file instalasi untuk dua sistem operasi, kapasitas yang di butuhkan juga akan membengkak, solusi ringan yang dapat kita lakukan adalah dengan menggunakan virtual Machine ( virtual PC atau Virtual BOX ), dimana dengan sebuah virtual machine kita dapat menjalankan sistem operasi yang berbeda dengan sistem operasi yang sedang kita gunakan tanpa memasang dual Boot. sehingga program yang mengalami crash dengan sistem operasi yang sedang ita gunakan masih bisa kita jalankan.

Download Virtual PC 2007 atau Virtual Box, pelajari juga cara mengoperasikan Virtual PC dan cara pengoperasian Virtual Box
More aboutVirtual machine ( Virtual PC 2007 )

Download Microsoft Office FrontPage

Diposting oleh Unknown on Kamis, 08 Maret 2012

B
agi anda yang ingin mempelajari Pembuatan Halaman Website, disini saya paparkan sebuah software ( Portable ), yang mungkin dapat membantu anda semua dalam mendalami pembuatan halaman website, software ini memungkinkan anda membuat bentuk website dalam mode Script dan desaign, sehingga tanpa pengetahuan tentang script-pun, saya yakin anda dapat membuat sebuah setting halaman website sesuai keinginan anda.

Penggunaanya sangat mudah. tanpa melakkan instalasi karena program ini portable, mulai dari pembuatan halaman secara menyeluruh, sampai pembentukan sebuah Form untuk halaman Internet. dapat terhubung dengan sebuah database. Dengan Software ini anda hanya cukup memberikan desaign dan anda dapat melihat Code script yang terbentuk
Download Microsoft Office FrontPage
More aboutDownload Microsoft Office FrontPage

Membuat Tombol Tambah Barang Otomatis

Diposting oleh Unknown on Rabu, 07 Maret 2012

M
icrosoft Access tutorial kali ini akan mempelajari tentang Tombol New, merupakan lanjutan dari tutorial sebelumnya, dimana pada tutorial-tutorial sebelumnya telah saya paparkan isi dari tombol New yang terbilang sangan simple dan  hanya memberikan efek yang sama pada Form, sekarang kita akan naikkan fungsi dari Tombol New tadi.

Modifikasi ini akan membuat Tombol New memberikan angka secara otomatis untuk sebuah kode Barang, artinya saat kita klik tombol kode barang, akan langsung muncul kode baru pada kota kode barang.
Silahkan simak langkah berikut :
  • Buka kembali file M. Access anda hasil dari pembelajaran sebelumnya.
  • Pada kolom object pilih Table kemudian pilih table_barang lalu klik Open Lihat gambar 1
  • Maka kita akan mendaati table_barang pada mode Table  View, lihat gambar 2
  • Hapus semua isi table dengan cara klik kanan – Delete Record hingga Tidak ada Data yang tersisa dalam table_barang lihat gambar 3
  • Buka Menu View pilih Design View, table_barang beralih pada tampilan Design View seperti gambar 4
  • Ubahlah Data Type untuk Kode Barang Menjadi Number, dan Ubah Format Harga Dengan “Rp”#,###.00  lihat gambar 5
  • Berikutnya simpan Tabel_barang dengan toolbar gambar Disket dan tutup table_barang
  • selanjutnya pada kolom object pilih Form, kemudian pilih formbarang pada kotak isi form kemudian pilih Design lihat gambar 6
  • Sehingga kita dapati tampilan form pada mode Desaign View lihat gambar 7
  • Klik kanan Tombol New Pilih Build Event, sehingga anda akan di bukakan jendela Microsoft visual Basic seperti gambar  8
  • Pada gambar 8, perhatikan kode yang di blok warna hitam, hapuslah kode tersebut dan ganti dengan kode di bawah ini :

Dim NT As Object
Dim JK As Long
Set NT = CurrentDb.OpenRecordset ("select kdbrg FROM tabel_barang ORDER BY kdbrg")
With NT
    If .RecordCount > 0 Then
        .MoveLast
        JK = !kdbrg + 1
    Else
        JK = 1
    End If
    Set NT = Nothing
End With
text1 = JK
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
List14.Requery

Sehingga kode akan berubah seperti gambar 9
  • Sekarang tekan Alt+F11 untuk kembali pada jendela Microsoft Access
  • Jalankan Form Pada Mode Form View dan tekan Tombol New, jika Kode yang anda ketikkan Sesuai dengan contoh diatas, maka secara otomatis kotak kode barang akan terisi dengan angka 1, setelah anda simpan dan Menekan tombol New Lagi, maka kotak Kode Barang akan terisi dengan no 2, begitu seterusnya
Kini kita memiliki Tombol New yang mempunyai Fungsi lain yaitu me-record kode barang yang tersimpan dan memberikan kode barang baru sesuai dengan urutan penyimpanan.
More aboutMembuat Tombol Tambah Barang Otomatis

Kode Access Membuat Tombol Update

Diposting oleh Unknown

M
elanjutkan tutorial sebelumnnya Microsoft Access Tutorial (Part2 ), sekarang kita akan mencoba memberikan tambahan pada perintah tombol Save, perintah ini bertujuan untuk meg-update sebuah data informasi dari sebuah kode barang yang tersimpan dalam table, lenih gampangnya, mengedit informasi barang, namun bagi anda yang baru menemukan artikel ini saya sarankan untuk mempelajari dulu Microsoft access tutorial ( Part2 ), karena sangat berhubungan dan merupakan kelanjutan dari materi tersebut.

Pada langkah ini kita akan merubah / menambahkan kode update pada perintah di dalam tombol save yang kemarin kita buat.

Langkahnya sebagai berikut :

  • Buka file yang kemarin kita buat dan kita simpan ke dalam computer
  • Pada kolom object pilih Form, pada kotak isi Form Pilih Formbarang kemudian Klik Desaign
  • Maka akan tampil jendela seperti gambar 1
  • Klik kanan tombol save – pilih build Event, Karena tombol tersebut sudah terisi perintah, maka kita tidak di berikan pilihan Choose Builder, melainkan kita akan dlangsung diarahkan pada jendela Microsoft Visual basic tepat pada isi dari kdoe perintah Tombol save, lihat gambar 2
  • Hapuslah kode yang terlihat di blok ( pada gambar 2 ) dang anti dengan kode di bawah ini :

If MsgBox("Update Data. Lanjutkan ?", vbInformation + vbYesNo) = vbYes Then
            CurrentDb.Execute "update tabel_barang set nmbrg='" + Text2 + "', jumlah=" + Str(CLng(Text3)) + ", hrg=" + Str(CLng(Text4)) + " where kdbrg='" + text1 + "'"
            List14.Requery
            cmd1_Click
        End If

  • Dengan demikian susunan kode akan tampak seperti gambar 3
  • Sekarang tekan Alt+F11 untuk kembali ke jendela Microsoft access ubah tampilan form pada mode Form View dan silahkan anda klik 2 kali salah satu data pada daftar barang
  • Setelah data masuk pada kotak textbox, silahkan Ubah salah satu detailnya ( namun jangan mengubah Kode Barang, silahkan Ubah Naa barang atau Jumlah barang ataupun stok barang )
  • Setelah itu tekan tombol save, maka akan keluar message box  seperti gambar 4
  • Untuk melakukan perubahan isi Data silahkan pilih Yes pada kotak MessageBox

Selesai, langkah diatas adalah modifikasi tombol save

Selanjutnya kita akan mengubah perintah pada tombol New agar lebih unik dan multi fungsi, lanjutkan Pembelajaran pada Microsoft Access Tutorial ( Part4 )
More aboutKode Access Membuat Tombol Update

Belajar pengkodean M. Access ( Coding )

Diposting oleh Unknown on Senin, 05 Maret 2012

M
elanjutkan Pembelajaran Microsoft access tutorial ( Part1 ) pada artikel sebelumnya, berikut akan saya paparkan langkah pemberian kode pada sebuah Form M. Access atau sering di sebut dengan Proses Peng-Coding-an, yaitu proses memberikan beberapa perintah pada sebuah Command Button agar dapat di fungsikan seperti yang diinginkan. Namun saya sarankan agar anda benar-benar mencermati artikel pada Microsoft Access tutorial ( Part1 ) agar anda tidak bingung saat melakukan peng-kode-an


Pada tutor sebelumnya kita telah membuat sebuah table dengan nama table_barang dan sebuah form dengan nama formbarang. Pada form Barang telah kita berikan 4 command Button yaitu New, Save, Delete dan Exit, namun belum terdapat kode apapun didalamnya
Sebagai catatan : sebenarnya ada dua cara untuk memasang tombol / Command Button,  Pertama dengan mengikuti perintah command button sampai proses Finish, cara ini akan membuat sebuah command button terbentuk lengkap dengan perintahnya dan bisa digunakan. Kedua dengan meng-cancel pembuatan command button, sehingga command button yang terbentuk masih kosong ( belum terdapat kode ) dan kita harus mengisikan kode perintah agar command button tersebut dapat berfungsi. Tutorial ini menganjurkan kita untuk menggunakan langkah kedua, tujuanya agar kita bias tahu bagaimana sebenarnya penyusunan perintah pada Microsoft access.

Mari mulai pembelajaran Part2 kita :

  • Pada formbarang yang telah kita bentuk, aktifkan desaign view, bukan pada form view, klik kanan pada command button New – pilih Build Event
  • Maka akan muncul jendela Choose builder, pilih Code Builder dan klik tombol Ok. Lihat gambar 1
  • Maka akan muncul jendela Microsoft Visual Basic perhatiakan gambar 2
Penting untuk di perhatikan :
    1. Lingkaran no 1 menunjukkan name dari command button yang akan kita berikan Kode
    2. Lingkaran no 2 menunjukkan Action yang kita pilih, Action artinya langkah yang dilakukan pada command button untuk menjalankan perintah didalamnya
    3. lingkaran no 3 artinya jika kita lakukan Click pada command button dengan name cmd1 maka perintah akan di lakukan
    4. lingkaran no 4 menunjukkan label dari command button yang sedang di tempati oleh pointer mouse

  • tepat di bawah kalimat Private Sub cmd1_Click(), ketikkan kode berikut

text1  = ” ” ( tanda petik dua tanpa spasi )
Text2 = ” ” ( tanda petik dua tanpa spasi )
Text3 = ” ” ( tanda petik dua tanpa spasi )
Text4 = ” ” ( tanda petik dua tanpa spasi )
Text1.setfocus

Keterangan : text1 = “ “ artinya perintah untuk mengosongkan Textbox dengan nama Text1 dan seterusnya, sedangkan text1.setfocus artinya mengarahkan pointer ke kotak textbox text1
  • sekarang tekan Alt+F11, untuk berpindah pada jendela Microsoft access
  • ubah tampilan form pada mode Form View, isi semua text box yang ada kemudian tekan tombol New, jika semua kotak menjadi kosong dan pointer berpindah pada kotak kode barang artinya kode yang anda buat sudah Benar ( penulisan kode yang kurang akan membuat Debug Pada Program, meskipun hanya kurang spasi )
  • berikutnya kembalikan tampilan Form pada Desaign View, klim kanan pada area Form yang kosong, pilih Build Event kemudian Code Buider dan klik OK
  • pada jendela Visual Basic, ubah Detail manjadi Form dan tepat di bawah Private Sub Form_Load() ketikkan kode berikut

Text5 = Format(Date, "dd/mm/yyyy")

tujuanya agar saat program dijalankan kotak tanggal akan langsung terisi dengan tanggal sesuai tanggal yang di set pada system computer anda lihat gambar 3
  • klik kanan pada Command Button Save – pilih Build Event , pada kotak Choose buider pilih Code builder, hingga tampil seperti gambar 4
  •  tepat di bawah Private Sub cmd2_Click() ketikkan kode barikut

Dim a As Object
If Len(text1) > 0 Then
    Set a = Nothing
    Set a = CurrentDb.OpenRecordset ("select * from tabel_barang where kdbrg='" + text1 + "'")
    If a.recordCount > 0 Then
        MsgBox ("kode Sudah Terpakai"), vbOKOnly
        text1.SetFocus
    Else
        CurrentDb.Execute "insert into tabel_barang values('" + text1 + "','" + Text2 + "'," + Str(CLng(Text3)) + "," + Str(CLng(Text4)) + ",#" + Text5 + "#)"
        List14.Requery
        cmd1_Click
    End If
Else
    MsgBox ("Data Input Belum Lengkap"), vbOKOnly
End If

Lihat penempatan hasil penulisan kode pada gambar 5
Keterangan : kode '" + nama text + "' untuk mengisi colom table dengan type  text dan kode  " + Str(CLng(namatext)) + " untuk mengisi Colom pada table dengan type Number atau Currency, sedangkan Kode  #" + Text5 + "#  untuk mengisikan colom table dengan type Date/Time
List14 adalah name dari listBox yang kita buat di dalam Form untuk mengetahui

Kode diatas akan melakukan proses sebagai berikut :
Program akan memeriksa apakah kotak Kode sudah terisi atau belum jika belum maka akan tampil pesan “ Data Input Belum Lengkap “, jika sudah maka program akan memeriksa ke dalam table apakah kode yang ada pada text1 sudah pernah ada pada table_barang, jika sudah maka program akan memberi tahu kita bahwa “ Kode sudah Terpakai “ jika belum maka program akan memasukkan Data input ke setiap kolom yang di tuju

  • Berikutnya silahkan tekan Alt+F11 untuk loncat ke jendela Microsoft Access, ubah tampilan Form pada Form View dan isikan semua textbox yang ada ( untuk kotak Stok Barang dan Harga Pembelian harus di isi dengan Angka ), kemudian klik tombol simpan, jika Data input anda tampil pada kolom list artinya kode sudah ditulis dengan Benar, jika keluar Debug maka anda harus memeriksa kembali Kode yang anda tulis, lihat contoh hasil tombol Save pada Gambar 6
  • Sekarang kita akan buat  data yang ada pada lixtbox akan berpindah ke kotak text box saat di double klik
  • Pastikan form pada tampilan Desaign View kilk kanan Listbox yang ada di dalam Form – pilih Build EventCode Builder dan OK
  • Pada Jendela Microsoft Visual Basic , Ganti BeforeUpdate menjadi DblClick
  • Tepat di bawah Private Sub List14_DblClick(Cancel As Integer) ketikkan kode berikut

Dim s As Object
Set s = Nothing
Set s = CurrentDb.OpenRecordset ("select * from tabel_barang where kdbrg='" + List14.Column(0) + "'")
With s
    text1 = s!kdbrg
    Text2 = s!nmbrg
    Text3 = s!jumlah
    Text4 = s!hrg
    Text5 = s!Date
End With

Lihat gambar 7

  • Sekarang jalankan program pada mode Form View dan klik 2 kali pada salah satu data di dalam listBox , jika terjadi Debug berarti seperti biasa, ada kesalahan saat mengetikkan kode
  • Selanjutnya kita berikan kode perintah untuk tombol Delete
  • Pastikan Form pada mode desaign View klik kanan cmd3 atau tombol Delete, pilih Build Event – Code Builder dan OK
  • Tepat di bawah Private Sub cmd3_Click() Ketikkan Kode Berikut

Dim a As Object
If Len(text1) > 0 Then
    Set a = Nothing
    Set a = CurrentDb.OpenRecordset ("select * from tabel_barang where kdbrg='" + text1 + "'")
    If a.RecordCount > 0 Then
        CurrentDb.Execute "delete * from tabel_barang where kdbrg='" + text1 + "'"
        List14.Requery
        cmd1_Click
    Else
        MsgBox ("Data Dengan Kode '" + text1 + "' tidak ada dalam DataBase"), vbOKOnly
    End If
Else
    MsgBox ("Parameter Kosong, Double Klik Data Dari Daftar untuk Dihapus"), vbOKOnly
End If

Lihat gambar 8

  • Kembali pada jendela Microsoft Access dan jalankan Form, klik 2 kali salah satu Data dari kotak Daftar barang dan tekan tombol Delete, coba Juga klik tombol Delete saat kotak Kode Barang kosong serta berikan  kode Barang yang belum pernah terpakai dan klik tombol Delete, periksa kembali kode yang anda ketikkan jika terjadi Debug
  • Selanjutnya kita akan memasang kode untuk menutup Form pada tombol Exit
  • Kembalikan Form pada Mde Desaign View , klik kanan Tombol Exit  - Pilih build Event – Code Builder dan tekan Tombol OK
  • Tepat dibawah Private Sub cmd4_Click() ketikkan kode berikut
 DoCmd.Close acForm, Me.Name, acSaveYes


  • Tekan Alt+F11 untuk loncat ke jendela Microsoft Access dan jalankan Form Pada mode Form View, tekan Tombol Exit , jika keluar peringatan untuk menyimpan perubahan Form Pilih Yes

Sampai disini Form yang kita buat Sudah dapat menyimpan Data input dari User / operator, mengenai tampilan Form silahkan sesuai kreatifitas anda, kita sering melihat Winamp, Setiap tombol yang dimiliki akan menyimpan kode perintah layaknya yang telah kita pelajari disini, namun lebih rumit.
tutorial ini merupakan Pembelajaran Tingkat paling Dasar Microsoft Acces, Berikutnya akan kita Bahas kombinasi tombol Save dan Delete serta Update DataBase pada Microsoft Access Tutorial ( Part3 ).
Dalam  Belajar apapun, Buang Rasa Malu pada Diri kita, karena memelihara Rasa malu bisa membuat kita jadi orang yang memalukan, namun ingat !!!!!! jangan pernah membuang kemaluan Anda, karena itu satu hal paling berharga yang anda miliki ………. Iyo po ra ?
More aboutBelajar pengkodean M. Access ( Coding )

5 Extensions Firefox Wajib Kamu Install

Diposting oleh Unknown on Minggu, 04 Maret 2012

Firefox merupakan salah satu browser terbaik saat ini, karna performa  dan dukungan beribu Add on yang membuat browser yang satu ini semakin sempurna. Pada blog ini saya sudah sangat sering menulis turorial tentang Firefox salah satunya adalah tutorial berikut.

Pada kesempatan kali ini, saya akan coba membahas 5 Extension yang sangat berguna pada Firefox. Berikut adalah beberapa plugin yang patut anda coba pada browser Firefox anda.


  1. Youtube Downloader
  2. Bagi anda yang sering hunting video pada situs seperti Youtube, plugin Youtube downloader merupakan Extensions yang wajib anda coba, karna sangat praktis dan mudah digunakan. Extensi ini tentu saja Free, sehingga anda tidak perlu merasa cemas dalam menggunakannya. Untuk menginstall plugin ini silahkan buka link berikut, di sana juga akan dijelaskan bagaimana cara menggunakan ekstensi video downloader tersebut.
  3. DownThemAll
  4. DownthemAll! merupakan Ekstensi firefox yang berfungsi sebagai download manager. Dalam situs resminya dikatakan dtA (DownthemAll) bisa meningkatkan kecepatan download sampai 400%. Support pause dan resume download, dan terintegrasi sangat bagus dengan Firefox. Saya selalu menggunakan Ekstensi ini, karna memang sangat mengagumkan, tidak kalah dengan software Download manager s berbayar sekelas IDM (internet download manager).
  5. ReadItLater
  6. Save pages to read later with just one click. When you have time, access your reading list from any computer or phone, even without an internet connection!                                        ReadItLater merupakan extensi firefox mirip dengan bookmark manager, akan tetapi page yang sudah kita tandai bisa kita buka ketika Offline. Pengaya firefox yang satu ini memang sangat membantu ketika kita tidak memiliki waktu banyak ketika browsing. Situs resmi readItLater juga memberikan menu syncronisasi pada page yang kita tandai, sehingga walaupun kita buka pada komputer yang berbeda kita bisa mengakses page/halaman yang sudah kita tandai dengan readItLater sebelumnya.
  7. SafeBrowsing
  8. Kenyaman disaat browsing merupakan keingin setiap orang, tapi terkadang ketika kita melakukan broswsing kita bisa saja terjebak ke situs-situs yang sengaja menyebarkan virus dan trojan, sehingga memaksa kita untukselalu  berhati-hati. Anda mungkin tidak akan bisa menghafal semua jenis situs yang berbahaya karna saking begitu banyaknya situs-situs jahat tersebut, akan tetapi dengan menggunakan Ekstensi Firefox yang satu ini, saya yakin akan sangat membantu dalam membantu kita untuk mengenali situs-situs berbahaya tersebut. SafeBrowsing merupakan tools yang dikembangkan oleh komunitas dan sangat berguna.
  9. OpenItOnline
  10. OpenItOnline merupakan ekstensi yang memungkin anda untuk membuka dan mengedit file seperti *.doc,*.docx, *.odt dan berbagai maca documen office lainnya secara online melalui Firefox. Silahkan lihat keterangan di Situs resminya untuk keterangan lebih lanjut.
Sekian semoga review tentang beberapa ekstensi Firefox tadi bisa membantu anda...If U like this tutorial just give me a thumb.
More about5 Extensions Firefox Wajib Kamu Install

Membuat Tabel dan Form M. Access

Diposting oleh Unknown

J
ika pada artikel sebelumnya saya mengawali pembelajaran tentang microsoft access dengan definisi dan komponen-komponennya, maka kali  ini akan saya perjelas setiap komponen dari microsoft acces tersebut satu persatu. Mohon maaf Saya menggunkan Microsoft Office 2003, karena lebih ringan untuk computer saya.

TABLE :
Adalah sebuah object pada microsoft access yang di gunakan untuk menampung / menyimpan data input oleh user / operator, tujuan penyimpanan agar dapat di akses kembali saat diperlukan
Langkah pembuatan table
  • Buka program Microsoft office – Microsoft access 2003
  • Pada jendela M. access klik Create new File, kemudian klik Blank Database, berikan nama baru “belajar Access” dan tekan tombol Create, lihat gambar 1
  • Klik Pada object Table dan pilih / klik 2 kali Create Table in Desaign View, sehingga muncul tampilan desaign table seperti gambar 2
  1. Angka 1 menunjukkan tempat untuk memberikan nama kolom
  2. Angka 2 akan di gunakan untuk menentukan type data yang di masukkan, penentuan type data akan berpengaruh pada pemberian kode pemrograman, setiap type Data akan memiliki kode sendiri-sendiri
  3. Angka 3 digunakan untuk melakukan settinginformasi Field / kolom, mulai dari Caption / label kolom, Format dll
  4. Terdapat toolbar dengan gambar kunci pada area toolbar atas, berfungsi untuk menghindari parameter data yang di masukkan.
  •  Sebagai contoh pembuatan table silahkan anda Isikan pada baris pertama kolom field dengan kdbrg, kolom data type pilih Text, berikan caption = Kode Barang
  • Isikan pada baris kedua  kolom Field dengan nmbrg, kolom Data type pilih text, berikan caption = Nama Barang
  • Isikan  pada baris ketiga kolom field dengan jumlah, kolom Data type pilih Number, berikan caption = Stok Barang
  •  Isikan pada baris  keempat  kolom Field dengan hrg, kolom Data Type pilih Currency, berikan caption = Harga Penjualan
  • Isikan pada baris kelima kolom Field dengan date, kolom Data Type pilih Date/Time, berikan Caption = Tanggal Pembelian
  • Sorotlah Baris Pertama kolom Field dari kiri kemudian klik toolbar gambar kunci, tujuannya agar kode barang yang masuk pada table tersebut tidak ada yang sama
  • Sehingga anda mendapati seperti gambar 3
  • Klik toolbar bergambar disket pada area toolbar untuk menyimpan table, berikan nama Tabel_barang ( Biasakan untuk tidak memberikan spasi saat memberikan nama paa table, karena pengalaman saya nama table dengan spasi sering membuat pencarian table oleh perintah M. Acces gagal
  • Sekarang akan terlihat nama Tabel_barang pada kotak Object Table, itu menunjukkan kita telah memiliki sebuah table dengan nama Tabel_Barang lihat gambar 4
  • Klik 2 kali table_barang sehingga terlihat seperti gambar 5
  • Silahkan anda berikan beberapa input pada table, pada contoh ini saya memberikan input Sebanyak 3 informasi Data seperti terlihat pada gambar 6

FORM                                                                                       
Form Adalah Tampilan yang akan berhadapan langsung denan user sebagai tempat menginputkan Data ataupun penyajian informasi dari data yang telah tersimpan di dalam table
Contoh pembuatan FORM seperti langkah berikut :
  •  Klik object Form dan klik 2 kali Create Form In New Desaign sehingga tampil desaign form seperti gambar 7
  • Jika anda tidak menghendaki adanya Garis dan titik-titik anda bias menhilangkan dengan membuka menu View dan pilih Grid
Keterangan Form :
o       Jendela Form Berfungsi untuk membangun tampilan Aplikasi
o       Kotak Toolbar adalah kumpulan tool yang dapat di pasang pada area Form, perhatikan gambar 8
  • Form ini akan kita gunakan untuk memberikan input pada Tabel_barang yang telah kita buat di atas.
  • Klik text box pada kptak Toolbar dan klik pada area form, lakukan sebanyak 5 kali sehingga kita memiliki 5 textBox pada Form lihat gambar 9
  • Ganti nama textbox pertama dengan text1, caranya klik kanan pada textbox pertama – pilih properties, ubahlah name menjadi text1 dan tutup properties textBox, lihat gambar 10
  • Lakukan hal yang sama dengan memberikan nama berurutan pada textbox berikutnya text2, text3, text4 dan text5 . hal ini akan lebih memudahkan kita dalam menyusun kode perintah ( proses Coding )
  • Sekarang klik kanan pada label text1  dan ubah caption menjadi Kode Barang , caranya klik kanan Label text1 pilih Properties, ubah caption menjadi Kode Barang kemudian tutup properties label lihat gambar11
Lakukan hal yang sama dengan ketentuan sebagai berikut
1.      Ubah label text2 menjadi Nama Barang
2.      Ubah label text3 menjadi Stok Barang
3.      Ubah label text 4 menjadi Harga Pembelian
4.      Ubah Label text5 menjadi Tanggal Pembelian
  • Aturlah desaign sesuai keinginan anda, hasil dari saya lihat gambar 12
  • Sekarang waktunya untuk membuat tombol ( Button )
  •  Klik tombol Command Button dan klik pada area Form
  •  Pilih cancel kemudian klik kanan button yang baru anda buat ganti name = cmd1 dan caption = New , maka tombol New sudah jadi
  • Ulangi dengan membuat 3 tombol lagi yaitu Save, Delete dan Exit, lihat hasilnya pada gambar 13
Keterangan :
o       Command button kedua ( Save ) , ganti name menjadi cmd2
o       Command button ketiga ( Delete ) ,ganti name menjadi cmd3
o       Command Button keempat ( Exit ), Ganti Name menjadi cmd4
  • Sekarang kita buat sebuah listBox untuk menampilkan table_barang
  • Klik listbox tool pada kotak toolbar Form, klik pada area form
  • Saat muncul listbox wizard pilih option “ I want the listbox  to look up the value in a table or query “ kemudian klik tombol Next
  • Selanjutnya pilih table_barang dan klik Next
  • Pindahkan semua Field dari available Field ke Selected field, klik tombol Next
  •  Biarkan ascending kosong dan langsung klik Next
  • Hilangkan Centang pada “  Hide Key Coloumn ( Recommended ) “ dan Klik Tombol Next
  • Beri nama pada label Lisbox dengan “ Daftar Stok Barang “ dan klik Tombol Finish, lihat hasil seperti gambar 14
  • Sekarang klik kanan pada listbox yang telah jadi dan pilih Properties, Ubah setting Coloum head menjadi Yes
  • Sekarang dapat kita lihat dalam bentuk Form View, silahkan anda buka Menu View – Form View, anda akan dapati tampilan form seperti pada gambar 15
  • Simpan Form dengan klik toolbar disket pada area toolbar bagian atas, beri nama dengan “ formbarang “, ingatlah untuk menulis nama Form ataupun tabel tanpa spasi
Sampai disini kita telah memiliki sebuah form kerja lengkap dengan table yang siap menampung / menyimpan input dari form tersebut, berikutnya adalah langkah pengkodean pada form, seringlah berkunjung untuk Update Tutorial selanjutnya Microsoft Access Tutorial ( Part2 )
More aboutMembuat Tabel dan Form M. Access

cara Mengatasi password Bios

Diposting oleh Unknown on Jumat, 02 Maret 2012

B
ios merupakan program setting dasar sistem komputer. program bios dilengkapi setting security untuk mengamankan setting didalamnya berupa password. bios yang di password bisa dipastikan bios tersebut sudah pernah dibuka oleh orang lain, karena default setting bios dari vendor ( pembuat )-nya menonaktifkan bios Password. berikut ini sedikit tips untuk anda yang belum tahu Bagaimana Membobol Mengatasi Password Bios, karena saya yakin banyak mastah komputer yang paham dengan teknik ini.


jika kita menjumpai bios sebuah PC ataupun laptop yang di berikan password dan kita tidak tahu kata apa yang dijadikan password, silahkan anda terapkan cara berikut :
cara Pertama :
matikan PC dan buka chasing-nya , jangan lupa memutus aliran listrik dari kabel power, lepas baterai cmos dari tempatnya dan taruh kembali seperti semula, silahkan nyalakan komputer dan masuk program bios seperti biasa

cara kedua :
temukan socket c-mos yang memiliki 3 pin dan dilengkapi dengan satu buah jumper, letak 3 pin ini biasanya tidak jauh dari baterai c-mos, jika sudah ketemu perhatikan posisi jumper pada pin tersebut, posisi normal jumper akan terpasang pada pin 1 dan pin 2, silahkan anda lepas jumper dari pin 1 dan 2, pasangkan kembali jumper pada pin 2 dan 3, kemudian tekanlah tombol power di depan chasing. komputer tidak akan bereaksi apa-apa seperti tidak ada yang terjadi. setelah anda menekan tombol power, kembalikan jumper pada posisi normal ( pin  1 dan 2 ).

kedua cara diatas akan mengembalkan setting bios pada kondisi default setting seperti saat kita baru membeli. silahkan pilih cara mana yang anda anggap paling gampang
semoga bermanfaat

More aboutcara Mengatasi password Bios

IP Address

Diposting oleh Unknown

I
P Address adalah kombinasi deretan bilangan biner yang di gunakan sebagai alamat sebuah komputer dalam suatu jaringan. kombinasi angka ini memiliki panjang 32 s/d 128 bit yang terbagi dalam oktet, dimana pada tiap oktet akan memiliki 8 bilangan biner dan antar oktet dipisahkan oleh titik. pada sebuah jaringan komputer diharuskan untuk menghindari kesamaan penggunaan ip address pada tiap komputernya, karena komunikasi jaringan akan terganggu khususnya komputer yang memiliki kesamaan ip address.

ip address sendiri memiliki dua versi
  • ipv4
adalah ip address yang memiliki panjang alamat 32 bit angka biner, di bagi menjadi 4 oktet sehingga tiap oktet memiliki 8bit angka biner. jumlah keseluruhan ipv4 adalah 2 pangkat 32, atau kurang lebih terdapat 4 milyar
Format penulisan ip address sebagai berikut :
00000000.00000000.00000000.00000000
ip address akan di kelompokkan dalam kelas-kelas ip, yaitu :

ip address kelas A
ip address kelas A oktet pertama yang berjumlah 8bit akan dijadikan sebagai alamat network ( network ID ) sedangkan 3 oktet terakhir menjadi alamat Host ( Host ID )
ip yang termasuk kelas A mulai dari 0.0.0.0 s/d 126.255.255.255, dengan jumlah ip address yang dimiliki pada tiap network kelas A adalah 16juta Host (255 x 255 x 255 ), ip kelas ini sering digunakan untuk jaringan yang besar / luas dan memiiki banyak host yang terhubung jaringan
format penulisan :
nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
subnetmask defaultnya adalah 255.0.0.0

ip address kelas B
menggunakan 2 oktet pertama sebagai alamat Network, dan 2 oktet terakhir sebagai alamat Host, sehingga jumlah ip address yang dimiliki akan lebih sedikit dari pada kelas A
dimana anggota ip-nya mulai dari 128.0.0.0 s/d 191.255.255.255, jumlah total ip yang dimiliki tiap network kelas B adalah 65ribu host ( 255 x 255 )
format penulisan ip :
nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
subnetmask defaultnya adalah 255.255.0.0

ip address kelas C
adalah ipv4 yang memiliki jumlah host per network paling sedikit berjumlah 255 host.  dimana 3 oktet pertama akan menjadi alamat network dan 1 oktet terakhir sebagai alamat Host, umum digunakan untuk jaringan kecil seperti LAN
anggota ip-nya mulai dari 192.0.0.0 s/d 223.255.255.255
format penulisan ip :
nnnnnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
subnetmask defaultnya adalah 255.255.255.0

ip address kelas D
Adalah ip yang digunakan untuk keperluan multicasting yaitu  sebuah teknik di mana sebuah data dikirimkan melalui jaringan ke sekumpulan komputer yang tergabung ke dalam sebuah grup tertentu, yang disebut sebagai multicast group. Multicasting merupakan sebuah cara mentransmisi data secara connectionless yaitu komunikasi yang dapat terjadi tanpa adanya negosiasi pembuatan koneksi.
yang termasuk pada ip kelas D mulai dari 224.0.0.0 s/d 239.255.255.255

ip address Kelas E
ip kelas ini tidak diperuntukkan untuk keperluan umum, alamat ini bersifat eksperimental / percobaan, artinya belum digunakan, anggota ip-nya mulai dari 240.0.0.0 s/d 255.255.255.255

  • ipv6
adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol Internet versi 6. panjang deretan biner-nya adalah 128bit biner, memiliki jumlah total ip 2 pangkat 128. digunakan untuk jaringan bertaraf teritori internasional, diadakanya ip sebanyak itu bertujuan agar persediaan ip tidak habis dalam pemakaian untuk beberapa masa kedepan.
salah satu contoh IPV6 adalah 21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a


sebagai catatan untuk alamat ip 127.0.0.0 s/d 127.255.255.255 tidak dapat digunakan untuk host pada jaringan komputer karena telah ditetapkan sebagai alamat Loopback / ip localhost dimana paket yang di transmisikan ke ip ini akan kembali diterima oleh buffer computer itu sendiri tanpa ditransmisikan ke media jaringan
More aboutIP Address